Alumni ponpes روضة الهدا purabaya kab:Smi, dan المعهد الاسلاميه kota sukabumi

Selasa, 07 Juli 2026

DIANJURKAN MEMBACA DIAKHIR KHUTBAH JUM'AT

Siapa awal mula yang membiasakan membaca ayat ini :

إِنَّ اللَّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالْإِحْسَانِ وَإِيتَاءِ ذِي الْقُرْبَىٰ وَيَنْهَىٰ عَنِ الْفَحْشَاءِ وَالْمُنْكَرِ وَالْبَغْيِ ۚ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ 
تَذَكَّرُونَ

"Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat ihsan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran." (QS. Al-Qur'an An-Nahl: 90)

Di akhir khutbah berasal dari sunnah para salaf dan para khalifah kaum muslimin. 
Di antara riwayat yang terkenal, Umar bin Abdul Aziz memerintahkan para khatib untuk menutup khutbah dengan ayat ini, lalu kebiasaan tersebut terus diamalkan oleh kaum muslimin.

Imam Ibnu Katsir berkata dalam tafsirnya ketika menjelaskan QS. An-Nahl: 90:

ولهذا تُقْرَأُ هذه الآية الكريمة في خاتمة خطبة الجمعة إلى يوم الناس هذا

"Karena itu, ayat yang mulia ini dibaca pada penutup khutbah Jumat hingga hari ini."
Lihat: Tafsir Ibnu Katsir pada QS. An-Nahl ayat 90.

Jadi, membaca ayat tersebut di akhir khutbah bukan rukun dan bukan wajib, tetapi merupakan sunnah yang telah berlangsung sejak generasi terdahulu dan menjadi tradisi baik di kalangan kaum muslimin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar