Alumni ponpes روضة الهدا purabaya kab:Smi, dan المعهد الاسلاميه kota sukabumi

Sabtu, 20 Desember 2025

IMAM DIBENCI MAKMUM

Imam Dibenci Makmum Shalatnya tidak Diterima?...

Jika ada imam yang dibenci makmum, apakah harus diganti ?...
Imam dibenci karena bacaannya amburadul, tapi dia yang berkuasa di masjid itu.

Jawab:

Bismillah was shalatu was salamu ‘ala Rasulillah, wa ba’du,

Disebutkan dalam hadis dari Abu Umamah al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ثَلَاثَةٌ لَا تُجَاوِزُ صَلَاتُهُمْ آذَانَهُمْ : الْعَبْدُ الْآبِقُ حَتَّى يَرْجِعَ ، وَامْرَأَةٌ بَاتَتْ وَزَوْجُهَا عَلَيْهَا سَاخِطٌ ، وَإِمَامُ قَوْمٍ وَهُمْ لَهُ كَارِهُونَ

Ada 3 orang yang shalatnya tidak bisa naik melebihi telinganya: budak yang lari dari tuannya sampai dia kembali, wanita yang menjalani waktu malamnya, sementara suaminya murka kepadanya, dan imam sebuah jamaah, sementara para jamaah membencinya. (HR. Turmudzi 360 dan dihasankan oleh al-Albani)

Selanjutnya, at-Turmudzi menyebutkan keterangan dari salah satu perawi hadis, yaitu Manshur, beliau bertanya kepada gurunya Hilal bin Yisaf,

فَسَأَلْنَا عَنْ أَمْرِ الإِمَامِ فَقِيلَ لَنَا إِنَّمَا عَنَى بِهَذَا أَئِمَّةً ظَلَمَةً فَأَمَّا مَنْ أَقَامَ السُّنَّةَ فَإِنَّمَا الإِثْمُ عَلَى مَنْ كَرِهَه

Kami bertanya mengenai kondisi imam yang shalatnya tidak sah. Jawaban yang kami dengar,

Yang dimaksud oleh hadis adalah para imam yang menyimpang. Adapun imam yang menegakkan sunah, maka dosanya kembali kepada orang yang membencinya. (Jami’ at-Turmudzi)

Apa sebab kebencian ini?

Keterangan Hilal bin Yisaf di atas termasuk salah satu yang menjelaskan itu. 
Dan dalam Aunul Ma’bud, penulis menukil penjelasan al-Khathabi

وقال الخطابي قلت يشبه أن يكون الوعيد في الرجل ليس من أهل الإمامة فيقتحم فيها ويتغلب عليها حتى يكره الناس إمامته فأما إن كان مستحقا للإمامة فاللوم على من كرهه دونه

Al-Khathabi mengatakan, yang lebih mendekati bahwa ini ancaman ini berlaku untuk orang yang tidak layak jadi imam, namun dia memaksakan diri untuk jadi imam, sehingga banyak orang tidak suka ketika dia jadi imam. Adapun orang yang berhak jadi imam, maka celaan itu kembali kepada orang yang membencinya. (Aunul Ma’bud, 2/213).

Penjelasan lainnya juga disampaikan oleh Syaikhul Islam, ketika beliau menjawab pertanyaan mengenai imam yang dibenci mayoritas makmumnya.

Jawaban Syaikhul Islam,

إنْ كَانُوا يَكْرَهُونَ هَذَا الْإِمَامَ لِأَمْرِ فِي دِينِهِ : مِثْلَ كَذِبِهِ أَوْ ظُلْمِهِ أَوْ جَهْلِهِ أَوْ بِدْعَتِهِ وَنَحْوِ ذَلِكَ ، وَيُحِبُّونَ الْآخَرَ لِأَنَّهُ أَصْلَحُ فِي دِينِهِ مِنْهُ : مِثْلَ أَنْ يَكُونَ أَصْدَقَ وَأَعْلَمَ وأدين فَإِنَّهُ يَجِبُ أَنْ يُوَلَّى عَلَيْهِمْ هَذَا الْإِمَامُ الَّذِي يُحِبُّونَهُ وَلَيْسَ لِذَلِكَ الْإِمَامِ الَّذِي يَكْرَهُونَهُ أَنْ يَؤُمَّهُمْ

Jika makmum membenci imam karena kekurangan agamanya, misalnya karena suka berdusta, suka dzalim, atau bodoh masalah agama, atau pelanggaran bid’ahnya atau alasan lainnya, dan mereka lebih menyukai orang lain untuk jadi imam, karena pertimbangan kesempurnaan agamanya, misalnya lebih jujur, lebih berilmu dan lebih sempurna agamanya, maka wajib untuk menunjuk imam yang disenangi makmum. Sementara imam yang dibenci makmum, tidak berhak untuk menjadi imam. (Majmu’ al-Fatawa, 23/373)

Berdasarkan keterangan beberapa ulama di atas, bisa kita simpulkan bahwa posisi imam yang dibenci makmumnya, sehingga menyebabkan shalatnya tidak diterima dikarenakan 2 hal:

[1]. Orang yang tidak berhak jadi imam disebabkan banyak kekurangan agama pada dirinya, namun memaksakan diri untuk jadi imam.

[2]. Orang yang memiliki penyimpangan dalam masalah agama, dan dia berkuasa di masjid itu, sehingga memaksakan diri jadi imam.

Karena itu, ketika kita menjumpai imam semacam ini, segera diusulkan ke takmir agar imam ini segera diganti. 
Jika tidak memungkinkan, boleh cari masjid yang lain.
_______________________________

VERSI HADITS RIWAYAT YANG LAIN :

عن ابن عباس رضي الله عنهما عن النبي ﷺ قال : " ثلاثة لا ترتفع صلاتهم فوق رؤوسهم شبرًا: رجل أمَّ قومًا وهم له كارهون، وامرأة باتت وزوجها عليها ساخط، وأخوان متصارمان " .

رواه ابن ماجه وابن حبان وقال البوصيرى في الزوائد : هذا إسناد صحيح، رجاله ثقات.

الفوائد من الحديث :

1- قوله " رجل أمَّ قومًا وهم له كارهون.

قيّد ذلك جماعة من أهل العلم بالكراهة الدينية لسبب شرعي، فأما الكراهة لغير الدين فلا عبرة بها، وقيّدوه أيضا بأن يكون الكارهون أكثر المأمومين ولا اعتبار بكراهة الواحد والاثنين والثلاثة ، وصلاة الإمام صحيحة فلايعيدها ولكنها غير مقبولة ، وأما صلاة مَن خلفه فصحيحة ومقبولة بإذن الله .

2- قوله: (وامرأة باتت وزوجها عليها ساخط ) .
فيه أن إغضاب المرأة لزوجها حتى يبيتُ ساخطاً عليها من الكبائر، وهذا إذا كان غضبه عليها بحق ، مثل ، إذا كان السخط لسوء خلقها أو سوء أدبها أو قلة طاعتها ، وأما إن كان بغير حق ، فلها الحق أن تغضب عليه لأنها كالرجل لها مواقف تسعدها ومواقف تثير غضبها .

3- قوله " وأخوان متصارمان " أي متقاطعان .

وفي هذا التحذير مِن القطيعة بين الأخوين على وجه الخصوص مع أن القطيعة بين عامة المؤمنين مذمومة لحديث " لا يحل لمسلم أن يهجر أخاه فوق ثلاث، يلتقيان فيصد هذا ويصد هذا، وخيرهما الذى يبدأ بالسلام " رواه البخاري .

ومن مقاصد الشريعة, 
إشاعة المحبة ,والتآلف, والتراحم ، وإزالة كل أسباب العداوات .

وتأمل عقوبة من يقاطع أخيه أن لاترفع صلاته ، وقد جاء هذا في أحاديث أخرى " تفتح أبواب الجنة يوم الإثنين، ويوم الخميس، فيغفر لكل عبد لا يشرك بالله شيئًا إلا رجلًا كانت بينه وبين أخيه شحناء، فيقال: أنظِروا هذين حتى يصطلحا، أنظِروا هذين حتى يصطلحا، أنظِروا هذين حتى يصطلحا " رواه مسلم ."


Demikian, Allahu a’lam.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar