عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رضي الله عنه، أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ ﷺ قَالَ:
«لَنْ يُدْخِلَ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ». قَالُوا: وَلَا أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «وَلَا أَنَا، إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ.»
TIGA KONDISI/KAAYAAN MANUSIA DIAKHIRAT TIDAK INGAT SIAPAPUN
(عِنْدَ تَطَايُرِ الصُّحُفِ، وَعِنْدَ الْمِيزَانِ، وَعِنْدَ الصِّرَاطِ)
Sebagai mana dikutif dihadist :
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ
ذَكَرْتُ النَّارَ فَبَكَيْتُ، فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «مَا يُبْكِيكِ؟» قُلْتُ: ذَكَرْتُ النَّارَ فَبَكَيْتُ، فَهَلْ تَذْكُرُونَ أَهْلِيكُمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ؟ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: «أَمَّا فِي ثَلَاثَةِ مَوَاطِنَ فَلَا يَذْكُرُ أَحَدٌ أَحَدًا: عِنْدَ الْمِيزَانِ حَتَّى يَعْلَمَ أَيَخِفُّ مِيزَانُهُ أَمْ يَثْقُلُ، وَعِنْدَ تَطَايُرِ الصُّحُفِ حَتَّى يَعْلَمَ أَيْنَ يَقَعُ كِتَابُهُ، أَفِي يَمِينِهِ أَمْ فِي شِمَالِهِ أَمْ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِهِ، وَعِنْدَ الصِّرَاطِ إِذَا وُضِعَ بَيْنَ ظَهْرَي جَهَنَّمَ».
Riwayat ini terdapat dalam Musnad Ahmad ibn Hanbal dan juga Diriwayatkan oleh Abu Dawud. Para ulama hadis umumnya menilai sanad riwayat ini dha'if (lemah), sehingga tidak mencapai derajat sahih.
GOLONGAN JALMA ANU SALAMET DIAKHIRAT
1. Orang yang beriman dan beramal saleh
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ كَانَتْ لَهُمْ جَنَّاتُ الْفِرْدَوْسِ نُزُلًا خَالِدِينَ فِيهَا لَا يَبْغُونَ عَنْهَا حِوَلًا
"Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, bagi mereka surga-surga Firdaus sebagai tempat tinggal. Mereka kekal di dalamnya dan tidak ingin berpindah darinya."
(QS. Al-Kahfi: 107–108)
2. Orang yang bertakwa
Allah Ta'ala berfirman:
إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ
"Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam taman-taman (surga) dan mata air."
(QS. Adz-Dzariyat: 15)
Dan firman-Nya:
إِنَّ لِلْمُتَّقِينَ مَفَازًا
"Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa tersedia kemenangan (tempat keberuntungan)."
(QS. An-Naba': 31)
3. Orang yang bertobat dengan sungguh-sungguh sebelum meninggal
Allah Ta'ala berfirman:
وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَا الْمُؤْمِنُونَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ
"Bertobatlah kalian semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kalian beruntung."
(QS. An-Nur: 31)
Dan firman-Nya:
إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا فَأُولَٰئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ
"Kecuali orang yang bertobat, beriman, dan beramal saleh, maka Allah akan mengganti keburukan mereka dengan kebaikan."
(QS. Al-Furqan: 70)
4. Orang yang ikhlas dalam beribadah dan menjauhi syirik
Allah Ta'ala berfirman:
وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ
"Padahal mereka tidak diperintahkan kecuali agar menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya."
(QS. Al-Bayyinah: 5)
Dan firman-Nya:
إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ
"Sesungguhnya Allah tidak mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni dosa selain itu bagi siapa yang Dia kehendaki."
(QS. An-Nisa': 48)
5. Orang yang mengikuti Al-Qur'an dan sunah Nabi ﷺ
Allah Ta'ala berfirman:
وَأَطِيعُوا اللَّهَ وَالرَّسُولَ لَعَلَّكُمْ تُرْحَمُونَ
"Taatilah Allah dan Rasul agar kalian mendapat rahmat."
(QS. Ali 'Imran: 132)
Dan firman-Nya:
وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَالرَّسُولَ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا
"Barang siapa menaati Allah dan Rasul-Nya, maka sungguh ia telah memperoleh kemenangan yang besar."
(QS. Al-Ahzab: 71)
6. Orang yang mendapat rahmat Allah
Allah Ta'ala berfirman:
فَأَمَّا الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَاعْتَصَمُوا بِهِ فَسَيُدْخِلُهُمْ فِي رَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ
"Adapun orang-orang yang beriman kepada Allah dan berpegang teguh kepada-Nya, maka Dia akan memasukkan mereka ke dalam rahmat dan karunia dari-Nya."
(QS. An-Nisa': 175)
Nabi ﷺ bersabda:
«لَنْ يُدْخِلَ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ». قَالُوا: وَلَا أَنْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟ قَالَ: «وَلَا أَنَا، إِلَّا أَنْ يَتَغَمَّدَنِيَ اللَّهُ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَفَضْلٍ».
"Tidak seorang pun di antara kalian akan masuk surga karena amalnya." Para sahabat bertanya, "Tidak juga engkau wahai Rasulullah?" Beliau menjawab, "Tidak juga aku, kecuali jika Allah melimpahkan kepadaku rahmat dan karunia-Nya." (HR. Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj)
Kesimpulan:
Keselamatan di akhirat diraih dengan iman yang benar, amal saleh, takwa, taubat yang tulus, keikhlasan, mengikuti Al-Qur'an dan sunah Rasulullah ﷺ, serta rahmat Allah. Amal saleh adalah sebab untuk meraih rahmat Allah, sedangkan yang benar-benar memasukkan seseorang ke dalam surga adalah rahmat dan karunia-Nya.
Semoga Allah menjadikan kita termasuk golongan yang selamat di dunia dan akhirat. Āmīn.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar